Ditulis pada Mei 13, 2008 oleh wjanto
Prof.Drs.H.A.Kosasih Djahiri
the 20th century has been characterized by three developments of great political importance:
The growth of democracy, the growth of corporate power, and the growth of corporate propaganda as a means of protecting corporate power against democracy ( Alex Carey ).
My country is the world, and my religion is to do good.(Thomas Paine)
Pendahuluan
Tidak seorangpun mampu melepaskan diri dari hakekat kodrati manusia sebagai insan yang dapat dididik dan belajar sepanjang hayat (educated human being), sehingga dinamik berubah sepanjang masa.Pengalaman hidup manusia (life experiences) adalah pengalaman belajar manusia yang dari waktu/kondisi/tempat ke waktu/kondisi/tempat mengembangkan potensi diri dan kehidupan kita baik dalam arus posiitif maupun arus negatif.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 27, 2008 oleh wjanto
Oleh Drs. Anwar Fuady, M.Ed
Widyaiswara Madya P4TK-BMTI Bandung
Learning is fun. Belajar itu menyenangkan. Tapi, siapa yang menjadi stakeholder dalam proses pembelajaran yang menyenangkan itu? Jawabannya adalah siswa. Siswa harus menjadi arsitek dalam proses belajar mereka sendiri. Kita semua setuju bahwa pembelajaran yang menyenangkan merupakan dambaan dari setiap peserta didik. Karena proses belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan motivasi belajar yang tinggi bagi siswa guna menghasilkan produk belajar yang berkualitas. Untuk mencapai keberhasilan proses belajar, faktor motivasi merupakan kunci utama. Seorang guru harus mengetahui secara pasti mengapa seorang siswa memiliki berbagai macam motif dalam belajar. Ada empat katagori yang perlu diketahui oleh seorang guru yang baik terkait dengan motivasi “mengapa siswa belajar”, yaitu (1) motivasi intrinsik (siswa belajar karena tertarik dengan tugas-tugas yang diberikan), (2) motivasi instrumental (siswa belajar karena akan menerima konsekuensi: reward atau punishment), (3) motivasi sosial (siswa belajar karena ide dan gagasannya ingin dihargai), dan (4) motivasi prestasi (siswa belajar karena ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa dia mampu melakukan tugas yang diberikan oleh gurunya).
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | 2 Komentar »
Ditulis pada April 26, 2008 oleh wjanto
Oleh : Drs T. Taslimuharom, MP
PAKEM adalah Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Disamping metodologi pembelajaran dengan nama atau sebutan “PAKEM”, muncul pula nama yang dikeluarkan di daerah Jawa Tengah dengan sebutan “PAIKEM Gembrot” dengan kepanjangan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, Gembira dan Berbobot. Disamping itu melalui program Workstation P4TK-BMTI Bandung tahun 2007, di Jayapura muncul pula sebutan
“Pembelajaran MATOA” (diambil dari buah Matoa), kepanjangan Menyenangkan Atraktif Terukur Orang Aktif, yang artinya Pembelajaran yang menyenangkan, Guru dapat menyajikan dengan atraktif/menarik dengan hasil terukur sesuai yang diharapkan siswa(orang) belajar secara aktif .
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | 1 Komentar »
Ditulis pada April 25, 2008 oleh wjanto
Oleh M. Sobry Sutikno
Pembelajaran efektif, bukan membuat Anda pusing, akan tetapi bagaimana tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. - M. Sobry Sutikno -
Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan). Adapun menurut Mc. Donald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | 3 Komentar »
Ditulis pada April 24, 2008 oleh kiranawati
Oleh: Aswandi
BANGSA ini telah menetapkan bahwa; “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara,” demikian terdapat pada pasal 1:1 UU RI No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 23, 2008 oleh wjanto
Ditulis pada April 23, 2008 oleh kiranawati
Oleh : Darsana Setiawan
PENDAHULUAN
Pada hakekatnya proses pendidikan merupakan akumulasi pemberdayaan seseorang untuk menemukan integritas dirinya sendiri. Melalui aktivitas pendidikan itulah seseorang diharapkan dapat memperoleh kemampuan yang dibutuhkan dirinya maupun oleh lingkup masyarakatnya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kapasitas kompetensinya. Kompetensi individual sebagai hasil belajar, diharapkan mampu menjadi modal dasar berkontribusi di masyarakat untuk melakukan perubahan (ke arah yang lebih baik). Oleh karena itu pendidikan kita memerlukan reorientasi (baca ; Paradigma baru pendidikan) yang tidak hanya didominasi oleh Cognitive domain, akan tetapi harus diarahkan pada terbentuknya keseimbangan dengan moral and social action (Suyanto,2006). Itu sebabnya dalam implementasinya pendidikan skolastik yang humanistis tidak sekedar mengangkat harkat kemanusiaan seseorang dari sisi intelektualnya, akan tetapi juga esensi etika, estetika dan kinestika dari dalam potensi diri pembelajar. Dengan demikian konsep belajar dalam pendidikan, selain menghantarkan seseorang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga dapat melakukan “sesuatu”, juga menghantarkan perubahan dalam pribadi seseorang untuk menjadi dirinya sendiri yang lebih baik, bahkan memenuhi kaidah kelayakan untuk diteladani dalam kehidupan masyarakat-nya. Dengan bekal keseimbangan pribadi seperti itulah, peserta didik kita, diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) untuk memenangkan setiap event kompetisi terbuka dalam kehidupan nyata yang tergelar dihadapan mereka.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada April 21, 2008 oleh kiranawati
Ketika Anda melakukan ujian, Anda sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi pelajaran, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian terhadap perkembangan belajarmu. Ada beberapa kondisi lingkungan, termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Artikel Pendidikan | 1 Komentar »
Ditulis pada April 16, 2008 oleh kiranawati
Berikut adalah dokumen Panduan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 dalam format pdf :
Berikut adalah Buku Pegangan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 dalam format pdf :
Sosialisasi Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008
 |
 |
| Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2008 |
Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio(poster |
 |
 |
| Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio(banner)) |
Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan |
<!– Start relational links
–>
DIarsipkan di bawah: Sertifikasi Guru | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Maret 24, 2008 oleh kiranawati
Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2008 kembali diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. LPIR diselenggarakan setiap tahunnya sejak 1977. Lomba penelitian ini untuk membangkitkan minat dan memupuk kegemaran remaja dalam melakukan kegiatan yang bersifat ilmiah.
Ruang lingkup ilmu yang diteliti yaitu ; pertanian, biologi, matematika, fisika, mesin, elektronika, kimia, geologi, kesehatan, psikologi, bahasa, kesusastraan, sejarah, kebudayaan, ekologi, antar bidang, ekonomi, manajemen, pendidikan, dan sosiologi. Karya tulis dapat berupa penemuan baru, rekaan asli, inovasi, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan masyarakat.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Berita | 1 Komentar »