Mind Mapping

Suatu metode pembelajaran yang sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban.

Langkah-langkah:

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
  2. Guru mengemukakan konsep/ permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa , sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban.
  3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-5 orang.
  4. Tiap kelompok menginventarisasi/ mencatat alternatif jawaban hasil diskusi.
  5. Tiap kelompok membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru.
  6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan guru.

Kelebihan:

  1. Dapat mengemukakan pendapat secara bebas.
  2. Dapat bekerjasama dengan teman lainnya

Kekurangan:

  1. Hanya siswa yang aktif yang terlibat.
  2. Tidak sepenuhnya murid yang belajar
Iklan

Bertukar Pasangan

Siswa berpasangan kemudian bergabung dengan pasangan lain dan bertukar pasangan untuk saling menanyakan dan mengukuhkan jawaban masing-masing.

Langkah-langkah:

  1. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru biasa menunjukkan pasangannya atau siswa menunjukkan pasangannya).
  2. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
  3. Setelah selesai setiap siswa yang berpasangan bergabung dengan satu pasangan lain.
  4. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan, masing-masing pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mengukuhkan jawaban mereka.
  5. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.

Kelebihan:

  1. Siswa dilatih untuk dapat bekerjasama, mempertahankan pendapat.
  2. Semua siswa terlibat.

Kekurangan:

  1. Memerlukan waktu yang lama.
  2. Guru tidak dapat mengetahui kemampuan siswa masing-masing.