Teknik Membaca Cepat

-Scanning, yaitu melihat pada rangkaian teks tertentu untuk menemukan informasi yang spesifik. hal ini bisa di lakukan dengan menyimak daftar isi, kata pengantar atau bagian – bagian lainnya

-Melihat kata – kata kunci

-Skimming, yaitu melihat sekilas pada bagian awal dan akhir sebuah tulisan. hal ini didasari "teori menulis" yang mengajarkan untuk memuat gagasan utama pada awal tulisan dan kesimpulan pada akhir tulisan.

MEMBACA PERLAHAN, dibutuhkan untuk memperoleh pemahaman mendetil atau mengingat materi yang dibaca. cara

ini juga digunakan untuk memahami uraian yang sulit dan kompleks.

Teknik MEMBACA PERLAHAN

  1. Membaca analitik atau membaca kritis
  2. Mencoba membaca sembari memikirkannya
  3. Memahami bacaan sembari mengajukan pertanyaan – pertanyaan.



SQ3R

Bagaimana caranya menyerap esensi bacaan secara efektif? dlm bukunya effective study, Francis Pleasent Robinson (1946) mengintroduksi strategi membaca yang dikenal sebagai "SQ3R". Nama tersebut adalah singkatan dari 5 (lima) langkah dalam strategi membaca

menurut Robinson, yaitu

1. Survey ( atau skim)

2. Question

3. Read

4. Recite (atau Recall)

5. Review.

Strategi ini kemudian sangat populer dan diadopsi menjadi bagian dari cara belajar efektif yang dianjurkan di banyak perguruan tinggi di Amreika Serikat.

Cara kerja strategi tersebut kira – kira sebagai berikut :

-Survey, Sebelum memulai membaca, ambil waktu 1 menit untuk melakukan survey untuk mendapatkan gambaran yang terkandung didalam buku yang dibaca. Simak bab yang hendak di baca secara keseluruhan; apasaja judul dan sub judulnya, bagaimana struturnya yang kira – kira mudah dicerna, perhatikan apakah ada ringkasan, rujukan atau kesimpulan. perhatikan apakah kita dapat menemukan sekurang – kurangnya tiga pikiran / topik utama dalam bab tersebut.

-Question (bertanya), memakan waktu kurang dari 30 detik. Masalah apa yang akan dibahas dalam bab tersebut dan dalam sub-sub judulnya? masalah apa yang sedang kita pikirkan dan dijawab oleh baba ini? Dengan demikian, anda sudah terlibat dan memasuki esensi dari bab tersebut.

-Read, lakukan dengan cepat yang nyaman bagi kita, tidak perlu terlalu cepat. Bacalah setiap bagian satu kali dan temukan jawaban dari pertanyaan yang telah ada di benak kita (active reading) membutuhkan konsentrasi yang baik.

-Recite (bacakan) atau tuliskan kalimat kunci yang meringkas semua maksud dari bagian yang kita baca dengan kata – kata kita sendiri. Hal ini penting krn dengan demikian berarti kita telah menangkap esensi bacaan

-Review (meninjau kembali atau mengulang), setelah kita memiliki sejumlah kalimat – kalimat kunci yang merupakan kerangka (outline) dari keseluruhan bab. ujilah diri kita dengan mengulang kalimat – kalimat kunci ini dan perhatikan apakah kita dapat mengingat kembali semuanya. lakukan hal ini segera setelah anda menyelesaikan satu bab jika ada bagian yang tidak dapat kita ingat dengan baik, ulangi membaca bagian tersebut. Proses ini memakan waktu kurang dari 5 (lima) menit.

Sumber : Internet

Dikirim Oleh : wijianta, Wijianta@gmail.com

About these ads

14 Tanggapan

  1. Saat ini saya sedang membaca buku HOW TO READ A BOOK karangan Mortimer J Adler dan Charkes Van Doren. Di buku itu diuraikan tentang teknik membaca, teori membaca atau seni membaca. Di situ diurakan ada empat level membaca. Masing-masing terdapat tujuannya. Dari level membaca dasar, skimming, inspeksional, sampai membaca analitis.
    Membaca inspeksional itu hanya sekedar menbaca secara umum sekitar judul buku, pendahuluan, sinopsis, indeks, dan bab-bab yang terdapat pada buku. (Membaca skiming). Membaca skimming berbeda dengan membaca analitis. Membaca analitis bertujuan untuk memperoleh pemahaman dari apa yang dibaca.Membaca di level ini biasanya sudah dilakukan di jenjang mahasiswa/perguruan tinggi. Dst … dst…
    “Melatih membaca dengan baik sekaligus berpikir cermat. Dan sangat penting bagi mereka yang ingin ‘menjelajahi dunia pemikiran’ lewat bacaan”.

  2. —————————————
    isi komentar “SYARAT MINIMAL BAGI CALON PEMIMPIN” saya pindah / Upload

  3. ada gak contoh membaca cepat

  4. terima kasih pak artikelnya

  5. tenik membaca cepat apa hanya 3 saja?

  6. trims banyak infonya… sangat bermanfaat untuk saya

  7. maaf mas kurang jelas aku gak ngartiii……………………………!!!!!!!!!

  8. Thanks atas infonya…namun bagaimana penerapan SQ3R ini pada teks yang berbahasa asing? Mohon pencerahannya

  9. Tolong diberi penjelasan langkah2 penerapan metode K-W-L
    pada saat mengajar. Tks

  10. bagusss

  11. Pak, ada nggak membaca cepat dengan metoda CATU (cari tulis kembali dan uji)??

  12. bagaimana menanggulangi kebosenan yang sangat mengantuk??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: