Posted on November 22, 2007 by kiranawati
Suatu metode
pembelajaran yang sangat
baik digunakan untuk
pengetahuan awal siswa
atau untuk menemukan
alternatif jawaban.
Langkah-langkah: Guru
menyampaikan kompetensi
yang ingin dicapai. Guru
mengemukakan konsep/
permasalahan yang akan
ditanggapi oleh siswa ,
sebaiknya permasalahan
yang mempunyai alternatif
jawaban. Membentuk
kelompok yang anggotanya
2-5 orang. Tiap kelompok
menginventarisasi/
mencatat alternatif
jawaban hasil diskusi. Tiap
kelompok membaca hasil
diskusinya dan guru
mencatat di papan dan
mengelompokkan sesuai
kebutuhan guru. Dari data-
data di papan siswa diminta
membuat kesimpulan atau
guru memberi bandingan
sesuai konsep yang
disediakan guru. Kelebihan:
1. Dapat mengemukakan
pendapat secara bebas. 2.
Dapat bekerjasama dengan
teman lainnya.
Kekurangan: 1. Hanya
siswa yang aktif yang
terlibat. 2
DIarsipkan di bawah: Model Model | 1 Komentar »
Posted on November 22, 2007 by kiranawati
Siswa berpasangan
kemudian bergabung
dengan pasangan lain dan
bertukar pasangan untuk
saling menanyakan dan
mengukuhkan jawaban
masing-masing. Langkah-
langkah: Setiap siswa
mendapat satu pasangan
(guru biasa menunjukkan
pasangannya atau siswa
menunjukkan
pasangannya). Guru
memberikan tugas dan
siswa mengerjakan tugas
dengan pasangannya.
Setelah selesai setiap siswa
yang berpasangan
bergabung dengan satu
pasangan lain. Kedua
pasangan tersebut
bertukar pasangan,
masing-masing pasangan
yang baru ini saling
menanyakan dan
mengukuhkan jawaban
mereka. Temuan baru yang
didapat dari pertukaran
pasangan kemudian
dibagikan kepada
pasangan semula.
Kelebihan: Siswa dilatih
untuk dapat bekerjasama,
mempertahankan
pendapat. Semua siswa
terlibat. Kekurangan: 1.
Memerlukan waktu yang
lama. 2. Guru tidak dapat
mengetahui kemampuan
siswa masing-masing.
DIarsipkan di bawah: Model Model | 1 Komentar »